Beberapa kalimat Obama membuat sebagian besar orang Indonesia senang terhadap tamu agung yang sangat bisa membawa diri ketika saat berkunjung. Indonesia dianggapnya kampung sendiri walau hanya kurang dari 24 jam berada di bumi Nusantara ini. Kalau dilihat dari ucapannya Obama sangat fasih seperti dia mengucapkan kalimat " Indonesia adalah bagian dari diri saya !" ini diucapkan oleh orang nomer 1 di Amerika, dan mungkin juga Nomer 1 di dunia.
Kunjungan Obama ke Indonesia memiliki makna tersendiri bagi rakyat Indonesia, beberapa wawancara beberapa stasiun TV mewancarai masyarakat Indonesia mayoritas bangga dan senang atas kedatangan President Amerika Serikat itu.
Berikut berita yang dikutip dari CBS News:
"Mari saya mulai dengan pernyataan sederhana: Indonesia adalah bagian dari diri saya," katanya dalam bahasa Indonesia di Universitas Indonesia.
Dia memuji negara yang paling padat penduduknya di dunia Muslim untuk berdiri tanah terhadap "ekstremisme kekerasan" dan berkata: "Semua dari kita harus mengalahkan al Qaeda dan afiliasinya, yang tidak mengklaim menjadi pemimpin agama apapun ... Ini bukan. Tugas untuk Amerika saja. "
Mencari untuk hubungan yg kuat dengan cepat tumbuh mitra perdagangan Asia, Obama juga mempersembahkan bantuan kepada dinamika ekonomi daerah pada waktu krisis keuangan global.
"Amerika memiliki saham di Indonesia yang sedang berkembang, dengan kemakmuran yang secara luas dibagi di antara rakyat Indonesia - karena kelas menengah meningkat di sini berarti pasar baru untuk barang-barang kami, seperti halnya Amerika merupakan pasar bagi Anda," katanya.
Pidato disampaikan menjelang pertemuan G-20 kekuatan ekonomi utama yang dimulai Rabu malam di Seoul, Korea Selatan, diharapkan akan ditandai dengan ketegangan perdagangan antara AS dan negara-negara pengekspor utama seperti Cina dan Jerman.
Sebelumnya Rabu, Obama mengunjungi Masjid Istiqlal, yang terbesar di Asia Tenggara. Dia mencatat bahwa hal itu sedang dikonstruksi pada saat ia tinggal di Indonesia sebagai anak laki-laki 1967-1971.
"Karena Indonesia terdiri dari ribuan pulau, ratusan bahasa, dan orang-orang dari sejumlah daerah dan kelompok etnis, waktu saya di sini membantu saya menghargai kemanusiaan semua orang," kata Obama.
Kunjungan presiden singkat tapi nostalgia dipinjamkan nada luar biasa pribadi pidato, sebagian dari yang ia dikhususkan untuk masa kecilnya di sini. Mengenang Obama tinggal di sebuah rumah kecil dengan sebuah pohon mangga di depan, dan belajar untuk mencintai rumah angkatnya saat terbang layang-layang, berlari sepanjang sawah, menangkap capung dan membeli makanan lezat seperti sate dan bakso dari PKL. Dia juga berbicara tentang berjalan di bidang dengan kerbau dan kambing, dan kelahiran adiknya, Maya, yang setengah bahasa Indonesia.
Setelah pidato tersebut, Obama berjabat tangan dengan beberapa di antara para penonton, termasuk beberapa mantan teman sekelas duduk di barisan depan. Lain berteriak seolah-olah Obama adalah bintang pop.
Menjangkau dunia Islam, Obama mengatakan upaya untuk membangun kepercayaan dan perdamaian menunjukkan janji tapi masih jelas lengkap.
"Hubungan antara Amerika Serikat dan negara-negara Muslim telah terbakar selama bertahun-tahun. Sebagai presiden, saya telah membuat prioritas untuk mulai memperbaiki hubungan ini," kata Obama.
Showing posts with label General. Show all posts
Showing posts with label General. Show all posts
November 12, 2010
July 31, 2010
Kalimantan Selatan
| ||||
| Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing (Bahasa Banjar: Tetap bersemangat dan kuat seperti baja dari awal sampai akhir) | ||||
Peta lokasi Kalimantan Selatan | ||||
| Koordinat | 5º 20' - 1º 10' LS 114º 0' - 117º 40' BT | |||
| Dasar hukum | ||||
| Tanggal penting | 14 Agustus 1950 (hari jadi) | |||
| Ibu kota | Banjarmasin | |||
| Gubernur | Drs. H. Rudy Ariffin | |||
| Luas | 36.985 km² | |||
| Penduduk | 3.054.129 (2002) Angka kematian anak: 67/1.000 kelahiran | |||
| Kepadatan | ||||
| Kabupaten | 11 | |||
| Kota | 2 | |||
| Kecamatan | 138 | |||
| Kelurahan/Desa | 1.958 | |||
| Suku | Banjar , Dayak ,Jawa , Bugis [1] | |||
| Agama | Islam (96,80%), Protestan (28,51%), Katolik (18,12%), Hindu (9,51%), Buddha (17,59%) | |||
| Bahasa | Bahasa Indonesia(id), Bahasa Banjar (bjn), Bahasa Bakumpai (bkr), Bahasa Bukit (bvu), Bahasa Dusun Deyah (dun), Bahasa Maanyan (mhy) | |||
| Zona waktu | WITA | |||
| Lagu daerah | Ampar-ampar Pisang | |||
| Rumah tradisional | Rumah Banjar Bubungan Tinggi | |||
| Senjata tradisional | Mandau | |||
| Singkatan | Kalsel | |||
Referensi: WIKIPIDIA.COM | ||||
Situs web resmi: www.kalselprov.go.id | ||||
| (?) | ||||
Provinsi ini mempunyai 11 kabupaten dan 2 kota. DPRD Kalsel dengan surat keputusan No. 2 Tahun 1989 tanggal 31 Mei 1989 menetapkan 14 Agustus 1950 sebagai Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan. Tanggal 14 Agustus 1950 melalui Peraturan Pemerintah No. 21 tahun 1950, merupakan tanggal dibentuknya sepuluh provinsi, setelah pembubaran RIS, salah satunya provinsi Kalimantan dengan gubernur Dokter Moerjani.
Kondisi dan Sumber Daya Alam
Keanekaragaman Hayati
- Flora Resmi: Kasturi (Mangifera casturi)
- Fauna Resmi: Bekantan (Nasalis larvatus)
Sumber Daya Alam
Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll[4]Sosial Kemasyarakatan
Suku Bangsa
Kelompok etnik di Kal-Sel menurut Museum Lambung Mangkurat, antara lain :- Orang Banjar Kuala, Banjarmasin sampai Martapura,
- Orang Banjar Batang Banyu, Margasari sampai Kelua
- Orang Banjar Pahuluan, Tanjung sampai Pelaihari (luar Martapura)
- Suku Barangas di Berangas, Ujung Panti, Lupak, Aluh Aluh
- Suku Bakumpai di Bakumpai, Marabahan, Kuripan, Tabukan
- Suku Maanyan: Dayak Warukin, Pasar Panas, Dayak Balangan,Dayak Samihim
- Suku Abal di Kampung Agung sampai Haruai
- Suku Dusun Deyah di Muara Uya, Gunung Riut, Upau
- Suku Lawangan di , Muara Uya Utara
- Suku Bukit di Awayan(Dayak Pitap), Haruyan, Hantakan, Loksado, Piani, Paramasan, Bajuin, Riam Adungan, Sampanahan, Hampang
- Orang Madura Madurejo di Pengaron, Mangkauk
- Orang Jawa Tamban di Purwosari
- Orang Cina Parit di Pelaihari
- Suku Bajau di Kotabaru, Tanjung Batu
- Orang Bugis Pagatan di Pagatan
- Suku Mandar di pulau Laut dan pulau Sebuku
Delapan etnik terbanyak di Kal-Sel menurut sensus 2000 (Dalam sensus belum disebutkan beberapa suku kecil yang merupakan penduduk asli) :
Total penduduk Propinsi Kalsel tahun 2000 : 2.975.440 jiwa
(Badan Pusat Statistik - Sensus Penduduk Tahun 2000)
Kelompok etnik berdasarkan urutan keberadaannya di Kalsel:
- Austrolo-Melanosoid (sudah punah)
- Dayak (rumpun Ot Danum)
- Suku Dayak Bukit
- Suku Banjar (1526)
- Suku Bajau, Suku Bugis (1750), Suku Mandar
- Suku Jawa, Suku Madura
- Etnis Tionghoa-Indonesia, Etnis Arab-Indonesia
- Etnis Eropa (1860-1942, sudah kembali ke Eropa)
Pemerintahan
Daftar Kabupaten dan Kota
Seni dan Budaya
Seni Karawitan
- Gamelan Banjar
- Musik Panting (suku Banjar)
- Musik Kangkurung/Kukurung (suku Dayak Bukit)
- Musik Bumbung
- Musik Kintung
- Musik Kangkanong
- Musik Salung
- Musik Suling
- Musik Bambang
- Musik Masukkiri (suku Bugis)
Teater tradisional dan wayang
- Mamanda (teater tradisional suku Banjar)
- Lamut (suku Banjar)
- Madihin (suku Banjar)
- Wayang Kulit Banjar (suku Banjar)
- Wayang Gung (wayang orang suku Banjar)
- Balian(suku Dayak Bukit)
Tarian
Tarian suku Banjar:Tarian suku Dayak Bukit:
- Tari Tandik Balian
- Tari Babangsai (tarian ritual, penari wanita)
- Tari Kanjar (tarian ritual, penari pria)
Lagu
Lagu Daerah suku Banjar:Rumah Adat
Rumah Adat Suku Banjar disebut Rumah Bubungan Tinggi. Rumah Adat Suku Dayak Bukit disebut BalaiPakaian Adat
Pakaian Pengantin Suku Banjar ada 4 jenis:- Pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut
- Pengantin Baamar Galung Pancar Matahari
- Pengantin Babaju Kun Galung Pacinan
- Pangantin Babaju Kubaya Panjang
Pariwisata
- Banjarmasin
- Banjarbaru
- Banjar
- Barito Kuala
- Hulu Sungai Selatan
- Hulu Sungai Tengah
- Hulu Sungai Utara
- Kotabaru
- Tanah Laut
Subscribe to:
Posts (Atom)
